BIngung Cari Modal Usaha? Berikut Cara yang Bisa Anda Pilih


Soreini.com, Untuk memulai sebuah usaha membutuhkan uang segar sebagai modal, bukan hanya untuk memulai usaha baru saja, modal juga dibutuhkan untuk pengembangan sebuah usaha yang sedang digeluti.

Seberapa besar modal yang dibutuhkan  tergantung jenis udaha apa yang akan dijalani, seperti memulai usahan kuliner membutuhkan modal yang berbeda dengan usaha sewa apartemen dan sebagainya.

Bagi kita yang baru memulai usaha baru sebaiknya memilih jenis usahan dengan modal yang kecil. Bagi beberapa orang yang ingin memulai usaha tentu muncul pertanyaan

Darimana bisa mendapatkan modal untuk usaha?

Untuk mendapatkan modal usaha kita bisa dengan beberapa cara yang bisa kita tempuh, seperti berikut ini.

Cara Mendapatkan Modal untuk Usaha


Pinjam dari Bank dengan Jaminan

Cara ini paling sering ditempuh oleh para pelaku usaha. Ada program pinjaman di bank yang dinamakan kredit multi guna (KMG) dimana Anda memberikan sejumlah jaminan misalnya aset properti atau kendaraan bermotor kepada bank. Bunga yang ditawarkan antara 9-12 persen dengan tenor antara lima hingga 20 tahun, tergantung jumlah pinjaman yang diambil.


Pinjam dari Bank tanpa Agunan

Jika kita memiliki KTA atau Kredit Tanpa Agunan, bisa menjadi alternatif mendapatkan pinjaman tanpa memberikan jaminan apapun. Namun dibanding dengan KGM, KTA bebanbunga yang dikenakan lebih besar berkisar 10-23 persen. Disarankan untuk mengambil tenor cicilan yang lebih singkat.

Semoga bermanfaat
Dikirim oleh soreini.com pada 12 November 2017

Menabung

Cara ini lebih disarankan dibanding dengan menggunkan pinjaman dengan beban bunga, jika kita masih menjalani pekerjaan sebagai karyawan mulai dengan menyisihkan gaji sebagai persiapan memulai usaha.


Menjual Aset

Jika kita memiliki aset seperti emas, kendaraan, atau investasi bentuk lain tidak ada salahnya untuk dijadikan sebagai modal usaha? Dengan perhitungan jika usaha yang anda jalankan berhasil bisa membeli aset yang lebih baik.

Mengadaikan Aset

Menggunakan aset sebagai modal, namun anda sayang pada aset anda, sebagai alternatif dengan cara menggadaikan. Dengan demikian aset anda masih utuh dan anda mendapatkan modal usaha.


Pinjam dari Teman atau Saudara

Tidak sedikit orang yang memulai usaha dari pinjaman teman, saudara bahkan orang tua, meski pinjaman seperti ini relatif tidak banyak namun lebih disarankan karena bebas dari bunga.

Ikut Pelatihan


Alternatif lainnya adalah mendapatkan modal yang disalurkan lembaga pemberdayaan ekonomi. Lembaga-lembaga ini sering melakukan training, pelatihan atau workshop yang bisa Anda ikuti. Biasanya setelah training, akan ada informasi soal akses modal usaha. Lembaga-lembaga penyelenggara training ini misalnya organisasi buruh PBB ILO atau lembaga penyalur kredit usaha rakyat (KUR)

Joint Venture

Anda bisa mengajak teman atau saudara untuk membuka usaha bersama dengan patungan modal. Modal usaha secara Joint venture ini juga akan menguntungkan karena modal dan pekerjaan akan dibagi sama rata, termasuk juga membagi kerugian. Namun lakukan perjanjian tertulis soal pembagian hasil antara Anda dan partner kerja untuk menghindari konflik di waktu mendatang.

Modal dari Konsumen

Ada juga cara mendapatkan modal dari calon konsumen Anda. Wah memangnya bisa? Tentu saja, bisa. Anda bisa meminta uang muka jasa Anda terlebih dahulu pada calon konsumen, misalnya 30 persen. Uang muka itu bisa digunakan sebagai modal sampai pekerjaan selesai dan mendapatkan pembayaran seluruhnya. Cara seperti ini sering dilakukan pada usaha katering, sablon baju atau usaha laundry.

Sponsor dari Internet

Cara terakhir yang saat ini jadi tren mencari modal usaha adalah sponsorship lewat website tertentu yang didukung teknologi internet yang canggih. Nama kerennya sih crowdfunding. Program ini masih tergolong baru di Indonesia, tetapi sudah cukup lama dikenal di manca negara. Caranya kamu menawarkan jenis usaha yang akan Anda buat lewat salah satu situs crowdfunding dan para pengunjung yang berminat bisa menjadi sponsor yang menyumbangkan uangnya. Sebagai gantinya, Anda bisa memberikan bayaran berupa reward sesuai dengan peraturan dalam situs tersebut. Beberapa situs crowdfunding di Indonesia misalnya KitaBisa, Wujudkan, atau AyoPeduli. (cermati.com)

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment