Kasihan.. Menderita Skoliosis, Seorang Remaja Di-Bully Selama 7 Tahun dan Akhirnya Memilih Mati..

Angelo Collazo, remaja 17 tahun asal Hicksville, Long Island, Amerika Serikat, mengakhiri hidupnya dengan tragis
Angelo Collazo bersama Ibunya

Soreini.com, Hicksville - Angelo Collazo, remaja 17 tahun asal Hicksville, Long Island, Amerika Serikat, mengakhiri hidupnya dengan tragis setelah mengalami  perundungan (bullying) selama 7 tahun.

Angelo bunuh diri setelah seringkali di Bully teman-temanya, dia menderita skoliosis (kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal).

Dilaporkan Daily Mail, Kamis, 9 November 2017, ibu Angelo, Angie Collazo, baru mengetahui putranya bunuh diri karena tak tahan di-bully, ketika menemukan jurnal harian milik Angelo.

Dia menuliskan secara detail bagaimana penyiksaan-penyiksaan itu diperolehnya selama bertahun-tahun.

Dalam catatan Angelo, guru yang memergoki peristiwa perundungan tak melakukan apapun untuk menghentikan aksi tersebut.

Angie mengatakan, perundungan dimulai ketika Angelo menggunakan penahan punggung ketika berusia 10 tahun. Saat itu, Angelo didiagnosa menderita skoliosis.

"Saya menyalahkan sekolah. Seharunya, mereka melakukan sesuatu sebelum peristiwa ini terjadi. Anakku tak pantas menerima ini semua," katanya.

Sekolah tempat Angelo menuntut ilum, Hickcville High School, tidak mengkonfirmasi atau membantah penyebab bunuh diri Angelo karena di-bully.

"Sekolah menanggapi tuduhan bullying dengan serius, dan akan menyelidiki semua klaim sesuai dengan ketentuan," tulis pihak sekolah dalam sebuah pernyataan.

DailyMail

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment