Prabowo Perintahkan Usut, Sidik, Tuntaskan dan Pecat Kadernya yang Diduga Bakar 7 Sekolah

Prabowo Perintahkan Usut, Sidik, Tuntaskan dan Pecat Kadernya yang Diduga Bakar 7 Sekolah

Soreini.com, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Prabowo Subianto merespon perbuatan kadernya, Yansen Binti anggota DPRD Kalimantan Tengah yang melakukan pembakaran tujuh Sekolah Dasar (SD).

Ketua DPP Partai Gerindra, Wenny Warouw mengatakan, Prabowo Subianto menyerahkan sepenuhnya penyelesain persoalan ini kepada pihak kepolisian. 

Kata Wenndy, Prabowo meminta kepolisian mengusut secara tuntas kasus yang saat ini dialami kadernya.

"Tadi diperintahkan oleh Prabowo Subianto usut, sidik, tuntaskan dan pecat, hanya itu saja. Kebetulan tadi rapat juga membicarakan itu," ujar Wenny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat, 8 September 2017 dikutip Soreini dari laman Jawa Pos.

Saat ditanyakan persoalan pembakaran terindikasi dengan adanya proyek. Anggota Komisi III DPR tidak mau menduga-duga, karena Partai Gerindra sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Enggak boleh menduga, itu harus diselidiki, tapi apabila perbuatan itu salah, Prabowo Subianto minta pecat," katanya.

Namun, Wenny mengaku partai Gerindra belum melakukan langkah apa-apa. Termasuk melakukan pemecatan, karena hal itu perlu dibuktikan oleh kepolisian apabila‎ Yansen Binti terbukti bersalah.

"Pembuktian dulu dong di kepolisian," ujarnya memungkasi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, AKBP Pambudi Rahayu menyampaikan, setelah menjalani pemeriksaan, Yasen ditetapkan sebagai tersangka.

Yansen Binti dikenai Pasal 187 juncto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Dia dan tersangka lain diancam hukuman hingga 15 tahun penjara.

Diwartakan sebelumnya, kasus pembakaran sekolah di Kalimantan Tengah berawal pada Jumat hingga Sabtu, 21 s.d. 22 Juli 2017. 

Dalam waktu 24 jam ada empat sekolah terbakar. Pertama, pada 21 Juli, sekitar pukul 13.00, SDN 4 Menteng yang berlokasi Jalan MH Thamrin terbakar. Dalam waktu yang sama SDN 4 Langkai di Jalan AIS Nasution juga terbakar.

Sabtu, 22 Juli, pukul 02.00 giliran SDN 1 Langkai di Jalan Wahidin Sudirohusodo terbakar. Terpaut sejam kemudian SDN 5 Langkai di lokasi yang sama juga turut terbakar.

Selang sembilan hari, Sabtu, 29 Juli 2017, sekitar pukul 18.15, kebakaran melanda rumah jasa di SDN 8 Palangka Raya. Terakhir pada Minggu, 30 Juli 2017, sekitar pukul 03.00, SDN 1 Menteng dan SMK milik Yayasan ISEI di Jalan Yos Sudarso juga ludes terbakar.

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment