Ilmuwan China Perkirakan Bom Nuklir Korut Lebih Kuat 7,8 Kali Bom Atom Hiroshima

Ilmuwan China Perkirakan Bom Nuklir Korut Lebih Kuat 7,8 Kali Bom Atom Hiroshima

Soreini.com, Pyongyang - Para ilmuwan China memperkirakan bom nuklir 108 kiloton yang diuji coba Korea Utara pada Minggu, 3 September 2017, dampaknya lebih kuat tiga hingga 7,8 kali bom atom yang pernah dijatuhkan pasukan Amerika Serikat di Hiroshima, Jepang, pada 1945.

Tim riset seismik University of Science and Technology of China pimpinan Wen Lianxing memperkirakan kandungan nuklir pada senjata yang diujicobakan tersebut mencapai 108,3 kiloton.

Wen mengatakan, kandungan nuklir itu tertinggi dari enam kali uji coba nuklir yang telah dilakukan Korut, Senin, 4 September 2017.

Berdasarkan data seismometer, tim riset memastikan, uji coba senjata dengan kandungan nuklir berat telah dilakukan oleh Korut pada September 2016, Januari 2016, Februari 2013, dan Mei 2009.

Televisi milik pemerintah Korut, pada Minggu, 3 September 2017, menyiarkan klaim Pyongyang yang diuji coba merupakan bom hidrogen dan berhasil dengan sempurna serta sangat berarti bagi program persenjataan nuklir negara itu.

Pyongyang menambahkan, bom dirancang sebagai pendukung sistem peluru kendali balistik antarbenua (ICBM) terbaru.

Pada 6 Agustus 1945, AS menjatuhkan bom atom uranium di Nagasaki dan Hiroshima, Jepang. Bom itu telah menewaskan 80 ribu jiwa di Nagasaki dan 146 ribu jiwa di Hiroshima.

Sementara, sejumlah warga beberapa kota di Provinsi Jilin, China, yang berbatasan langsung dengan Korut merasakan guncangan keras saat uji coba senjata dilakukan.

Guncangan hebat dirasakan pada Minggu, 3 September pada pukul 11.30 waktu setempat (10.30 WIB) dan Pusat Jaringan Gempa China (CENC) melaporkan, beberapa menit kemudian juga dirasakan guncangan ringan.

CENC juga melaporkan bahwa guncangan pertama kekuatannya mencapai 6,3 SR yang berpusat di Korut.

Sejumlah pejabat di Jepang dan Korea Selatan menyatakan, guncangan yang terdeteksi di dekat lokasi uji coba nuklir dampaknya 10 kali lebih besar daripada dampak bahan peledak nuklir yang telah diuji coba Korut sebelumnya.

Sejumlah media di China menampilkan foto-foto warga Yanji, Provinsi Jilin, yang panik akibat guncangan uji coba nuklir Korut.

Mereka berlarian menuju tempat terbuka untuk menyelamatkan diri. Namun sejauh ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat peristiwa tersebut.

Uji coba nuklir terbaru yang dilakukan Korut memicu kecaman dari dunia internasional, terlebih reaksi Amerika Serikat.

Antara/Kabar24

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment