Cara Mengatasi Tindihan Saat Tidur


Soreini.com, Tindihan merupakan sebuah fenomena menarik yang sering dikaitkan dengan hal mistik, hal ini bukan hanya berlaku di Indonesia saja, hampir seluruh dunia  memiliki kisah mengenai tindihan. Sebenarnya apakah tindihan itu, dan bagaimana cara mengatasi tindihan?


Apakah Tindihan itu?

Dalam istilah medis, tindihan disebut dengan  Sleep Paralysis, sebuah kondisi dimana seseorang pada saat tidur tiba-tiba merasa sesak napas, merasa seperti dicekik atau ditindih sebuah beban yang berat, badan tidak bisa digerakkan, dan sulit berteriak. Sleep Paralysis atau tidur lumpuh, hampir pernah dialami oleh setiap orang.


Kaitan Tindihan dengan Hal Mistis

Penyebab tindihan selalu dikaitkan dengan hal mistis karena setiap seseorang yang mengalami tindihan akan mengalami sebuah ketakutan dengan diikuti dengan munculnya halusinasi seperti munculnya bayangan hitam, atau hal-hal menakutkan lainya.

Hal tersebut yang menjadikan tindihan selalu dikaitkan dengan fenomena-fenomena mistis, seperti di tindih hantu, dicekik hantu dan sebagainya.

Penyebab Tindihan

Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).

Sebagai bahan pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Pertama Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), kedua tahap tidur yang lebih dalam, dan yang ketiga tidur paling dalam dan tahap REM. Pada kondisi tidur pada tahap inilah mimpi biasanyaakan  terjadi.

Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.

Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan oleh sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja punbiasanya akan ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift,  sehingga kekurangan tidur atau Anda memiliki pola tidur yang tidak teratur.

Cara mengatasi Tindihan

Seseorang yang mengalami fenomena ini, seolah-olah sangat sulit melepaskan diri, napas terasa sesak, tubuh tidak bisa bergerak, bahkan mulut tidak bisa mengeluarkan suara.

Jika kita mengalami tindihan lakukan hal berikut ini :

Jangan Panik
Pastikan pikiran tetap tenang dan jangan panik, atur nafas dan rileks, sadari jika ketakutan dan hal menakutkan yang muncul hanyalah halusinasi.

Gerakan Bagian Tubuh
Fokuskan pikiran anda untuk bisa menggerakkan bagian tubuh paling mudah seperti, jari tangan atau kaki. Fokus untuk melakukan gerakan kecil, lalu ulangi sampai semua jari tangan anda bisa bergerak, jika bagian tubuh lain masih belum bisa bergerak ulangi gerakan jari-jari anda sampai lengan dan bagian tubuh lainya bisa bergerak seperti biasa.

Bagaimana Supaya Tindihan Tidak Kembali Lagi.

Rilekskan Tubuh
Lakukan peregangan otot supaya tubuh kita merasa rileks

Cuci Muka
Cuci muka dan usap beberapa bagian tubuh dengan air, jika anda seorang muslim bisa dengan berwudlu sebelum tidur.

Balik Bantal
Atur kembali tempat tidur, tepuk-tepuk bantal lalu balik bantal supaya tidur lebih nyaman.

Berdoa Sebelum Tidur
Membaca doa sebelum tidur selain sebuah perintah, juga memberikan aspek positif secara psikologis.

Cara diatas cukup ampuh untuk mengatasi tindihan, namun tidak semata-mata tindihan tidak akan terjadi lagi, karena jika tubuh kita sedang dalam kondisi tidak baik dapat memicu timbulnya tindihan. Jika anda sering sekali mengalami tindihan sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk lebih mengetahui kondisi kesehatan anda.

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment