Cara Menjadi Awet Muda dan Tetap Bugar


Soreini.com, Sebuah ungkapan "muda bukan usia" menitikkan pada makna psikologis, bahwasanaya usia jangan sampai mempengaruhi produktifitas. Namun benarkan ungkapan tersebut?

Pertambahan usia tidak bisa dihindari oleh siapapun, namun para ilmuan terus melakukan penelitian mengenai hal-hal yang bisa dilakukan oleh manusia untuk membalikkan waktu dengan sasaran pada usia biologis dan psikologis.

Usia psikologis adalah lebih pada kematangan secara psikologis atau sejauh mana seseorang mengenali dirinya dan kematangan dalam bersikap.

Usia Biologis memiliki parameter yang bersifat kongkrit dengan mengukur hal-hal sebagai berikut
Tekanan darah
Jumlah lemak dalam tubuh
Batas indra pendengaran dan penglihatan
Hormon
Kepadtan tulang
Ketebalan kulit
Tingkat kolesterol
Kemampuan gerak

Banyak orang yang ingin awet muda secara fisik, dan ternyata usia psikologis dan biologis memiliki keterkaitan untuk memutar balik waktu seseorang agar menjadi tetap terlihat muda dengan menerapkan 14 hal berikut ini :

1. Hilangkan Pikiran Negatif Tentang Menjadi Tua

Terkadang menjadi tua menjadi sebuah ketakuta bagi beberapa orang, takut terlihat tidak menarik, takut menjadi tidak produktif dan setiap orang memiliki asumsi masing-masing. Banyak ilmuwan terutama para ahli Neuro Linguistik Programing berpendapat jika semakin mempercayai persepsi-persepsi negatif tersebut hal itu justru akan terjadi.

Seorang Psikolog Becca Levy, Ph.D. dari Universitas Yale menyelidiki pengaruh psikologis pada pertambahan usia, khususnya pada bagaimana persepsi seseorang mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalnya.

Meskipun melalui penelitiannya ia menemukan bahwa orang berusia lanjut yang memiliki pendapat negatif mengenai penuaan memiliki hasil tes yang lebih buruk dibandingkan dengan orang berusia lanjut yang memiliki pendapat positif seiring dengan bertambahnya usia. Sebagai contoh mereka berpendapat bahwa dengan bertambahnya usia maka mereka pun bertambah bijak. Levy juga menunjukkan bahwa dalam kebudayaan yang memiliki pandangan yang lebih positif terhadap penuaan dibandingkan dengan kebudayaan di Amerika Serikat atau di negara-negara barat lainnya, orang berusia lanjut mendapat nilai yang lebih baik dalam tes memori.

Sebagai tambahan, penelitiannya menunjukkan bahwa orang berusia lanjut dengan persepsi positif terhadap penuaan hidup 7,5 tahun lebih lama dibandingkan dengan orang yang memiliki persepsi negatif. Bahkan gangguan pendengaran juga dapat diprediksi berdasarkan persepsi orang tersebut.

2. Bersihkan gigi anda secara rutin

Hal ini sangat menarik sekali, ternyata dengan membersihkan gigi secara rutin memiliki hubungan dengan penuaan, penjelasannya adalah, dengan membersihkan gigi secara rutin akan mengurangi jumlah bakteri karena ternyata bacteria yang ditemukan pada plak gigi merupakan bakteri yang sama dengan yang ditemukan di timbunan lemak yang menyumbat pembuluh darah. Peneliti berspekulasi bahwa bakteri yang berasal dari mulut dapat memasuki pembuluh darah dan menyebabkan iritas dan penyumbatan pembuluh darah. (Sumber: www.realage.com).

3. Pertahankan sikap positif

1986, David Snowdon dari Universitas Kentucky meneliti 678 biarawati untuk menemukan rahasia otak, khusunya apa yang terjadi pada otak seiring dengan bertambahnya usia. Hasil penelitiannya yang dikenal dengan Penelitian Biarawati, berhasil menemukan cara-cara untuk hidup dengan kehidupan mental yang aktif seiring dengan pertambahan usia.
Dari penelitian tersebut mendapatkan hasil bahwa kondisi emosi positif pada usia dini akan membantu menghilangkan kecemasan dan dapat memperpanjang usia. Hal ini didukung dengan sebuah penelitian menunjukan kaitan antara kondisi psikologis dengan kondisi kesehatan seseorang.


4. Berolahraga

James M. Rippe, M.D merupakan seorang penulis ternama, cardiolog terkemuka, dan pendiri Rippe Lifestyle Institute. Menjelaskan bahwa kondisi kesehatan jantung dipengaruhi oleh aktifitas fisik seperti berolahraga. Orang yang berusia lanjut namun aktif melakukan olah raga akan memiliki jantung lebih baik dibanding anak muda yang tidak aktif secara fisik.

5. Me-manage stress

Sebuah penelitian menunjukan bahawa 60% sampai 90% orang yang berkunjung ke psikiatris dengan masalah stress ternyata berkaitan dengan berbagai macam gangguan kesehatan seperti flu, gangguan jantung, kangker, hipertensi.

Untuk mengatasi hal tersebut kita perlu memanage pikiran kita untuk menghindari stress. Penelitian menunjukkan bahwa antara 60 hingga 90% kunjungan ke psikiatris berhubungan dengan stress. Stress

6. Khusyuk atau Bermeditasi

Deepak Chopra, M.D., ahli dalam menemukan hubungan antara pikiran dan tubuh, dalam salah satu bukunya menyatakan bahwa penelitian orang-orang yang melakukan meditasi dapat memiliki usia biologis 5 hingga 12 tahun lebih muda dibandingkan denga usia kronologis mereka.

Orang –orang yang melakukan meditasi memiliki tingkat hormon stress seperti cortisol dan adrenalin yang lebih rendah, dan mekanisme adaptasi mereka cenderung lebih kuat dibandingkan orang rata-rata. Selain bermeditasi bisa juga dengan menjalankan ibadah dengan khusyuk


7. Pertahankan kesehatan kulit anda

Cara ini bukan untuk membuat umur kita panjang, lebih tepatnya dengan menjaga kesehatan kulit anda akan membantu kita untuk tetap tampil muda.

Untuk menjaga kesehatan kulit kita bisa dengan menggunakan cara alami, yaitu dengan banyak mengkonsumsi wortel, wortel akan membantu kita menjaga keseimbangan pH atau kelembapan kulit kita, dengan sedikit meningkatkan keasman kulit. Dan keasaman kulit kita akan membantu untuk menyingkirkan bakteri yang hinggap. Sebagai informasi tambahan, coklat dapat membantu anda memperbaiki tekstur, ketebalan, kadar air, dan aliran darah pada kulit anda.

8. Makan makanan yang banyak mengandung anti oksidan

Antioksidan merupakan makanan yang memiliki peran sebagai anti penuaan, berikut ini makanan yang mengandung antioksidan :
Kacang-kacangan
Buah-buahan terutama buah berry
Sayur-sayuran (kubis, kol, sawi)
Teh dan coklat

9. Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat

Serat memiliki fungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan, dan setidaknya setiap hari kita memerlukan 25gram serat. Serat dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran dan gandum. Cobalah tips berikut:
• Pilih makanan yang mengandung gandum sebagai sarapan atau kudapan.
• Cobalah nasi merah atau pasta yang terbuat dari gandum.
• Makanlah oatmeal untuk sarapan anda.

10. Tidur yang Cukup

Tidur cukup yang dimaksud adalah tidak kurang dan jangan berlebih, Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Medis Chicago menemukan bahwa mempersingkat durasi tidur anda dari
8 jam menjadi 4 jam akan mempengaruhi kadar glukosa dan funsi endokrin anda kurang dari minggu. Perubahan ini akan nampak seperti tahap awal jika anda terkena diabetes.

Para peneliti juga menyimpulkan bahwa kekurangan tidur bukan hanya menyebabkan anda memiliki awal yang kurang prima setiap harinya, namun anda juga akan menjadi rawan terhadap beberapa penyaklit seperti diabetes, hipertensi, obesitas dan hilang ingatan.

11. Mengasah Otak

Sejumlah data yang berhasil diungkap selama dua puluh tahun terakhir memastikan bahwa otak terus berkembang, mengembangkan neuron-neuron baru dan jaringan diantara neuron tersebut sepanjang hidup. Sebagai informasi tambahan, penyakit otak yang sering dihubungkan dengan pertambahan usia dapat dihilangkan dengan terus menstimulasi otak.

Dr.Yakov Stern, Kepala Divisi Cognitive Neuroscience di Sergievsky Center, Universitas Columbia menyatakan bahwa “Individu yang terus menerus menstimulasi kehidupannya melalui pendidikan, pekerjaan, dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan hobi, akan mengurangi kecenderungan terkena Alzheimer. Penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan terkena Alzheimer berkurang sebesar 35 hingga 40%.”

Dari uraian diatas membuktikan bahwa aspek psikologis memiliki peran penting dalam menjaga kita supaya tetap awet muda.