Kenangan Menelusuri Kota Mati di Semarang


Soreini.com, Semarang memiliki julukan Little Netherland karena memiliki sejarah pada masa Hindia Belanda. Sekitar abad ke 18 pusat kota Semarang terletak di wilayah yang sekarang dijuluki sebagai Kota Lama karena wilayah tersebut sebagai salah satu pusat masuk kapal untuk perdagangan tepatnya di Sungai Mberok yang pada masa itu disebut dengan burgh yang memiliki arti jembatan, pada masa kolonial jembatan Mberok merupakan jalur yang bisa dibuka pada saat kapal akan melintas. 

Julukan Little Netherland pada kota Semarang karena pemerintah Hidia Belanda membangun pusat kota dengan penataan seperti kota-kota di Netherland. 
Soreini menjelajahi Kota Lama bersama tim Kami mengawali dari jembatan Mberok menuju Polder, terasa suasana sangat lengang seperti memasuki kota mati. Dengan mengendarai sepeda motor kami menikmati suasana malam dengat sorotan lampu berwarna kuning yang membuat suasana menjadi lebih indah. Kami memutuskan berhenti di depan pabrik Rokok Prau Layar, terlihat bangunan-bangunan kuno dengan hamparan paving blok, namun sayang pada saat itu kami tidak memiliki kamera yang mumpuni untuk berfoto.

Setelah beberapa saat kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Gereja Blenduk, pemandangan disini membawa kita pada suasana tempo dulu, wajar jika banyak orang yang berkunjung untuk menikmati lokasi ini sekaligus berfoto. Bangunan-bangunan lama peninggalan kolonial teteap dipertahankan dan dihiasi lampu kota dengan ornamen klasik. 

Lokasi ini sering untuk ajang pertunjungan kesenian, dari wayang kulit sampai acara-acara yang mengusung kebudayaan khas tempo dulu seperti keroncong.

Suasana ini membuat tim soreini rindu untuk kembali ke kota Semarang, selain sebagai kampung halaman juga eksotika yang menarik banyak orang untuk berkunjung, namun yang tidak kalah menarik setelah perjalanan wisata malam di Kota Lama jangan lupa menikmati kopi di angkringan yang mudah kita jumpai di Little Netherland.