Kisah Heroik Pramugari Selamatkan Seorang Gadis Korban Perdagangan Manusia

Pramugari Alaska Airlines, Sheila Fedrick Soreini.com, San Francisco - Seorang pramugari, Sheila Fedrick (49) yang bekerja untuk Alaska Airlines menuai pujian setelah menjadi pahlawan bagi seorang remaja perempuan. Fedrick dikabarkan berhasil menyelamatkan remaja tersebut dari tindak kejahatan perdagangan manusia.


Penelusuran Soreini.com, kisah heroik pramugari ini menjadi perbincangan netizen, dan viral hingga kabar ini diterbitkan, Kamis, 9 Februari 2017 waktu Indonesia bagian barat.


Fedrick yang saat itu tengah bertugas dalam penerbangan dari Seattle ke San Francisco, Amerika Serikat (AS) menaruh curiga pada dua penumpang pesawat. Ia melihat seorang gadis remaja berusia sekitar 14 tahunan dalam kondisi lusuh tengah bepergian dengan seorang pria tua berpakaian rapi.


"Gadis itu memiliki rambut pirang berminyak. Ia tampak seperti seseorang yang baru saja melewati neraka," ujar Fedrick dikutip Soreini.com dari Telegraph, Selasa lalu, 7 Februari 2017 waktu setempat.


Fedrick curiga dengan kondisi itu, kemudian mencoba untuk mengajak bicara keduanya. Si gadis remaja itu tetap diam ketika ditanyai Fedrick sedangkan si pria tua nampak tidak nyaman dengan pertanyaan Fedrik dan memasang sikap mempertahankan diri.


Fedrick kemudian membisikkan arahan kepada gadis remaja itu untuk pergi ke toilet. Disana, gadis itu kemudian meninggalkan catatan untuk Fedrick yang isinya meminta bantuan untuk diselamatkan.


Lalu, Fedrick pun memberi tahu pilot pesawat tentang hal itu, kemudian menginformasikan ke polisi.


Pihak berwenang kemudian menunggu kedatangan pesawat di Bandara San Fransisco. Setelah mendarat, polisi langsung melakukan pemeriksaan dan menemukan fakta, bahwa benar gadis remaja tersebut merupakan korban perdagangan manusia.


"Aku telah menjadi pramugari selama sepuluh tahun dan ini membuatku merasa seperti sedang berada dalam masa pelatihan dulu. Aku memberikan nomer teleponku padanya dan ia sepertinya sudah hafal jadi mungkin ia akan segera menghubungiku," terang Fedrick.