Kemesraan yang tak lekang oleh waktu

Soreini.com, Kehidupan berumah tangga tentu mengalami pasang surut seiring dengan berjalanya waktu. Semakin lama usia pernikahan, semakin beragam pula tantangan yang dihadapi.Salah satu masalah yang timbul pada pernikahan adalah padamnya api asmara di antara suami dan istri. Mengutip istilah 'the seven years itch' hubungan yang berlangsung tujuh tahun lamanya biasanya mengalami kejenuhan dan kebosanan.


    Perceraian atau perselingkuhan dapat terjadi pada hubungan yang baik-baik saja dan tanpa masalah yang berarti.


Kemesaraan atau kedekatan suami istri terdiri atas kedekatan fisik dan mental, yang saling melengkapi satu sama yang lainya.Kedekatan mental yang disertai kedekatan fisik akan memperkuat hubungan, sebaliknya kedekatan fisik yang didasari kedekatan mental pun membuat hubungan tersebut menjadi tulus dan sejati, tanpa kepura-puraan.


Kemesraan yang memudar pada hubungan suami istri dapat terjadi pada siapapun, sebab kemesraan sangat erat hubunganya dengan perasaan, dan perasaan adalah sesuatu yang irassional. Oleh sebab itu perceraian atau perselingkuhan dapat terjadi pada hubungan yang baik-baik saja dan tanpa masalah yang berarti.Jadi apa yang menjadi penyebab berkurangnya kemesraan atau intimacy pada pasangan suami istri?



Intensitas Kecocokan Pasangan

Kecocokan pasangan merupakan suatu hal yang abstrak. Analoginya, bagi beberapa orang, rasa manis yang ada pada segelas teh berbeda kadarnya. Ada yang cukup dengan sesendok gula ada yang cukup dengan dua sendok gula pada secangkir tehnya. Begitu pula pada kadar kecocokan pasangan.


Banyak pasangan yang membina hubungan yang cukup lama namun akhirnya berpisah karena minimnya kecocokan diantara mereka. Sebalinya, ada pasangan yang merasa sangat cocok meskipun usia kebersamaan mereka belum terlalu lama. Intensitas kecocokan tersebut dikenal dengan istilah cemistry, semakin cocok pasangan maka kemesraan mereka akan semakin intens.


Long Distance Relationship

Banyak pasangan yang memiliki hubungan terpisah oleh jarak, mulai dari kota hingga berbeda negara, antara lain disebabkan oleh pekerjaan, sekolah atau faktor lainya.


Kejenuhan Terhadap Pasangan

Umumnya kebersamaan yang terjalin dalam waktu lama dapat menimbulkan kejenuhan atau kebosanan. Pada beberapa orang kebosanan tersebut membuat mereka merasa ingin berpisah dari pasangan mereka. Kejenuhan terjadi karena kehidupan  pasangan yang monoton dan tanpa variasi, baik dalam rutinitas sehari-hari, maupun cara mengekspresikan perasaan. Keinginan untuk membahagiakan pasangan, aktifitas s3ksual, juga ekspresi rasa sayang, kian lama kian memudar, akibat kesibukan yang dihadapi setiap hari.


Budaya dan Kebiasaan

Budaya dan adat istiadat seseorang sangat mempengaruhi pola berfikirnya, termasuk dalam berumah tangga, misal adat yang mengharuskan istri yang berjalan di belakang suami, dilarangnya istri untuk berkarir, atau adat tabu untuk mengekspresikan kasih sayang dan kemesraan,  bahkan dihadapan anak-anak. Contoh-contoh tersebut dapat menyebabkan pudarnya kemesraan suami istri.


Menurunya Hasrat s3ksual

Semakin bertambah usia, mengakibatkan menurunya gairah s3ksual pasangan suami istri. Hal ini dapat dicegah, salah satunya dengan berkonsultasi pada dokter atau mengkonsumsi obat tertentu.Pasangan usia lanjut pun dapat menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga.


Penyakit Tertentu

Pada beberapa orang berusia lanjut, beberapa penyakit dapat timbul, seperti penyakit jantung, diabetes, hipertensi, obesitas, atau rasa sakit pada tulang dan persendian. Penyakit tersebut menurunkan kebugaran, serta mengakibatkan timbulnya rasa malas untuk bermesraan dengan pasangan.



Cara Menjaga Kemesraan Suami Istri

Bagi yang belum menikah, carilah pasangan yang jujur, dan sesuai dengan kata hati. Jangan mencari pasangan berdasarkan status pendidikan, sosial, kekayaan, atau juga tuntutan usia.


Pada kasus long distance relationship, berusahalah untuk tetap menjagakedekatan hati dan mental, misal dengan komunikasi yang intens dan berkualitas, apalagi teknologi modern seperti gadget dan aplikasi semakin mendukung akses komunikasi.

Kemesraan pasangan dengan long distance relationship ini harus benar-benar dipelihara dengan baik, agar tidak luntur, terutama jika salah satu atau dua pihak kesulitan menjaga bara api kemesraan tersebut.


Sesibuk apapun , usahakan untuk menjalin komunikasi dengan pasangan, walaupun hanya sekedar menanyakan kabar, Lakukan minimal sekali sehari, untuk menunjukan adanya pehatian terhadap pasangan. Jika memungkinkan adakan aktivitas bersama, seperti mengantar anak, makan siang dirumah, atau berbelanja.


Jangan sungkan memberikan kejutan bagi pasangan, misalnya dengan menyelipkan catatan kecil bertuliskan i love you disaku baju, mengantar makan siang dikantor dll


Tunjukan penghargaan dan ketertarikan terhadap hal yang sama dengan pasangan.  Paling tidak dengan mendengarkan dengan yang tulus, saat pasangan bercerita kegiatan sehari-hari.


Lalukan terapi kesehatan yang dibutuhkan, seperti terapi hormon bagi istri yang menapause, atau pengobatan keluhan kesehatan suami.


Cinta membutuhkan upaya dari keduabelah pihak, dan tidak dapat bertepuk sebelah tangan. Cinta haruslah dipupuk dan dirawat bagaikan tanaman untuk tumbuh dengan subur dan semakin kuat.


Bagaikan kata pepatah, 'Do not just marry the person you love, you love person you marry' . Mari lebih banyak lagi mencintai pasangan hidup kita.

dr. Guntara Hari, Sp,KJ

(Sumber BetterHealth)