Andika Vokalis Kangen Band Hantam Muka Istrinya Pakai Gagang Pedang hingga Lebam

Istri Andika Kangen Band, Chairunnisa laporkan suaminya ke Polisi Soreini.com, Lampung - Vokalis Kangen Band Maesa Andika Setiawan atau dikenal sebagai Andika Kangen Band lagi-lagi harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia dilaporkan sang istri, Chairunnisa, ke Polresta Bandar Lampung Kamis kemarin, 9 Februari 2017 sekitar pukul 10.40 WIB. Andika diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Chairunnisa datang didampingi orang tuanya, Irham Mullah. Dia mengungkapkan, Andika memukuli dirinya di dalam mobil Kamis malam, 2 Februari. "Andika memukul wajah saya pakai besi gagang pedang," ujar Caca, sapaan akrab Chairunnisa.


Akibat pemukulan itu, dia mengalami luka lebam di mata kanan dan kepala. "Saya melaporkan ke polisi untuk meminta keadilan agar Andika dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Caca.


Pemukulan terhadap istri Andika Kangen Band, bermula dari adanya isu perselingkuhan. Caca menceritakan, awalnya Andika mengajak keliling kota dengan mobil.


Tutur Caca, di dalam mobil Andika mulai menuduhnya berselingkuh. Dia pun tidak terima dengan tudingan suaminya, dan terjadilah keributan di dalam mobil. Andika emosi, akhirnya memukul dengan gagang pedang.


Kasus sebelumnya, Andika pernah berurusan dengan polisi, pada 2011 silam, dia dijebloskan ke penjara gara-gara terjerat narkoba, kemudian tahun 2013 dia kembali mengalami masalah hukum, dia dilaporkan melarikan anak di bawah umur.


Puas Hajar Istri, Andika Kangen Band Ajak Istri ke Hotel


Caca mengatakan, puas memukul, Andika mengajaknya menginap di salah satu hotel di daerah Kemiling Bandar Lampung. Caca mengaku sempat ingin kabur, tapi tidak bisa karena kunci kamar hotel dipegang Andika. Semalam di hotel, Andika lalu membawa Caca ke Jakarta untuk menemaninya manggung.


Andika tampil dengan bandnya di salah satu mal di Jakarta. "Saya disuruh pakai kacamata untuk menutupi mata saya yang lebam," terangnya.


Pulang dari Jakarta, Andika membawa istrinya ke rumah teman Andika di Pesawaran. Menurut Caca, Andika mengurung­nya di rumah tersebut. Andika juga memegang ponsel Caca sehingga dia tidak bisa menghubungi keluarganya. Kesempatan itu datang ketika Caca melihat ponsel teman Andika tergeletak di meja. Sang pemilik sedang tidur.


Caca mengambil ponsel tersebut, lalu menghubungi keluarganya dan memberitahu keberadaannya. Keluarga Caca pun menjemput Caca di rumah teman Andika.