Kunto Hartono Pecahkan Rekor Dunia Main Drum Selama 145 Jam Nonstop

Seorang drummer asal Indonesia, Kunto Hartono sedang memainkan drum
Soreini.com, Palembang - Seorang drummer asal Indonesia, Kunto Hartono menorehkan rekor dunia main drum selama 145 Jam Nonstop.

Diwartakan Kompas, halaman Benteng Kuto Besak (BKB) dipadati ribuan pengunjung dan Satuan TNI AD Kodam II/Sriwijaya untuk menyaksikan penampilan drummer Kunto Hartono, Jumat siang, 6 Januari 2017.

Kunto memulai penampilanya pada 30 Desember 2016 lalu, sampai akhirnya dia memecahkan rekor dunia Guinness World record setelah memainkan drum selama 145 jam nonstop hingga tepat pukul 14.30 WIB.

Prestasi sebelumnya, Kunto pernah tampil 122 jam di Malang pada tahun 2012. Kali ini, dia berhasil mematahkan rekor lama dan berhasil melampaui rekor drummer asal Kanada, Steve Gaul, yang tampil 134 jam.

"Alhamdulillah saya sudah lampaui rekor sebelumnya. Saya sebenarnya tidak butuh uang. Tapi ingin tampil dibumi Sriwijaya dan baru terealisasi akhir tahun kemarin," ujar Kunto dengan wajah lesu.

Kunto sebenarnya memiliki niat tampil di Palembang pertengahan tahun lalu. Dia menemui Walikota Palembang, Harnojoyo dan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin untuk memberi dukungan moril maupun materil.

"Namun karena ada kendala akhirnya belum terlaksana. Saya sempat pulang ke Surabaya dan ditawari oleh salah satu event organizerpecahkan rekor di Kuala Lumpur, Malaysia. Tapi saya menolak," terang Kunto.

Sebagai orang Indonesia, Kunto punya niat teguh tampil di Indonesia, khususnya Palembang.

"Kalau saya tampil di Kuala Lumpur, saya diminta lepaskan atribut yang berbau Indonesia di drum saya. Saya tidak mau itu," tuturnya.

Sementara itu, Danrem 044/Gapo Kolonel Infantri Kunto Arief Wibowo mengatakan, pihaknya bersama satuan Korem sempat resah dengan persiapan penampilan sang Drummer. Namun, berkat kesigapan satuanTNI AD dan Event Organizer event berjalan sesuai rencana.

"Kami juga bisa masuk ruang ICU sama seperti mas Kunto. Tapi semuanya berjalan lancar," ujarnya.

Pada kesempatan lain, Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin, mengatakan pertunjukan Kunto bisa membuat kota Palembang di kenal dunia dan promosi Asian Games 2018 dapat didukung dengan prestasi yang ditorekan Kunto.

"Memang butuh sponsor sampai Rp 1 miliar. Ada juga beberapa fasilitas dari pemprov dan pemkot seperti tenda dan panggung. Tapi semuanya difasilitasi jajaran TNI AD dari Korem 044/Gapo bersama Kodam II/Sriwijaya," ungkapnya.