Duterte Rekomendasikan satu atau dua Uskup Cicipi Sabu-sabu


Soreini.com - Presiden Filipina kontroversial, Rodrigo Duterte merasa terganggu dengan kritikan dan ledekan terhadap dirinya, terkait penanganan dan pemberantasan narkoba di Filipina, yang dianggap melanggar HAM salah satunya datang dari Gereja Katolik, Filipina.

Kritikan dari Gereja berlanjut pada kampanye untuk menghentikan pembunuhan terhadap para tersangka pengedar dan pemakai narkoba, Karena dalam waktu kurang dari tujuh bulan, kebijakan ini telah menewaskan 6.000 warga Filipina.

Menurut Duterte, dia tak bisa menerima sikap Gereja Katolik yang telah menyadari dampak buruk obat terlarang, tetapi justru menyebut kebijakannya melawan hukum.

"Mereka yang mengkritik harus memakai sabu dulu supaya mengerti," cetus Duterte di Manila, seperti dikutip AFP.

"Saya juga merekomendasikan satu atau dua uskup mencoba sabu," sambung dia.

(sumber riaubook.com)

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment