Asap Rokok Untuk Pengobatan Kangker


Soreini.comSelama ini rokok dianggap menjadi penyebab berbagai penyakit seperti serangan jantung, asma bahkan kangker. Namun justru sebuah penelitian mengejutkan yang dilakukan oleh Profesor Sutiman, dr, Saraswati, dr, Greta Zahar yang dilakukan di Magelang sejak tahun 2000 hingga kini justru menemukan hasil yang berbanding terbalik dengan bebagai anggapan masyarakat dan imbauan para dokter seluruh dunia.

Melalui lembaga yang didirikan Lembaga Penelitian Peluruhan Radikal Bebas, dr, Greta Zahar dan kawan-kawan justru menemukan kegunaan rokok salah satunya untuk penyembuhan kangker.
"radikal bebas adalah atom yang memiliki kecepatan reaksi supercepat, sepermiliar per detik. Radikal bebas memiliki elektron yang tak berpasangan dengan inti atom. Karena tak berpasangan, sifatnya menjadi reaktif dan memberikan elektron pada lainnya dan menjadi radikal. Itulah yang menjadi sumber penyakit pada manusia dan mempercepat proses penuaan. Agar tak radikal, biasanya diberi zat antioksidan agar memberikan pasangan elektron. Antioksidan biasanya berupa vitamin C, E, dan A. Namun meski sudah mengonsumsi vitamin, penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas tak kunjung sirna. Secara kimiawi." kata Sutiman,


ilustrasi (langitperempuan.com)
Radikal adalah bentuk gas yang melarutkan vitamin. Karena larut, saat memberikan elektron, vitamin justru kehilangan elektron dan menjadi radikal. “Vitamin ibarat lilin. Ingin menyelamatkan radikal bebas tetapi habis terbakar, Dan sebaliknya, jika berlebihan radikal bebas dapat mengganggu dan menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker, diabetes, autis, rematik, alergi, dan sebagainya.

Bukan hanya untuk menyembuhkan kangker rokok juga memiliki manfaat untuk menyembuhkan penyakit kepala seperti fertigo dan migrain. Dalam penelitian tersebut  dr, Greta Zahar dan kawan-kawan mengembangkan sebuah metode penyembuhan kangker yaitu dengan metode nano balur. Dalam metode tersebut pasien ditiupkan asap rokok dengan menggunakan alat pada titik tertentu.

Metode penyembuhan kangker dengan menggunkan asap rokok ternyata mampu membersihkan sel kangker secara perlahan. Menurut Ala Sulistyono seorang pasien penderita tumor, ketika dokter memfonis sisa usianya tinggal 6-8 bulan, nyatanya dia masih hidup dan sehat bahkan tumornya sudah hilang.

Penelitian tersebut telah menunjukkan perspektif yang terbalik dengan hasil penelitian yang sangat populer tentang rokok, dan peringatan keras mengenai peredaran rokok. (SI/Fahmi)

Terimakasih telah membaca soreini, silahkan tinggalkan komen

Click to comment